~ Shootgun Blues ~

AGAMA CUMA BAJU, YANG PENTING TUHAN

Archive for the ‘Bohong atau Beneran’ Category

Bulan adalah Pesawat Antariksa

with 7 comments

Sebagai balance postingannya ratu sejagad soal bumi, nih saya kasih postingan soal bulan, jangan OOT lho setelah membaca postingan saya… warning! jangan OOT

Amerika Serikat akan segera mengirim astronot untuk mendarat di bagian belakang bulan 10 tahun lagi. Rencananya, NASA akan membuat sebuah roket terbesar sepanjang sejarah guna pendaratan di bulan. Di sana, astronot akan mengumpulkan sample batu, melakukan percobaan ilmiah, menyelidiki apakah di sisi balik bulan mengandung air. Untuk itu, pada 2008 mendatang NASA akan meluncurkan instrumen pengamat pertama secara lebih cermat dan seksama, memilih titik sisi balik Bulan untuk pendaratan.

Ilmuwan modern sekarang berpendapat, bahwa daya tarik pasang sistem bumi dan bulan membuat bulan menjadi satelit sinkronisasinya bumi, artinya waktu yang diperlukan bulan untuk mengelilingi bumi sama dengan waktu peredaran bulan itu sendiri, sehingga bagi makhluk di bumi, bulan hanya memiliki satu sisi yang dapat dilihat. Karena itu, di sisi balik bulan tersebut selalu berupa sebidang daerah misterius yang tidak pernah diketahui manusia. Kalau sisi balik bulan bisa terungkap, kemungkinan akan menjawab teori asal-usul bulan yang masih diperdebatkan. Mungkin paling cepat astronot baru bisa mendarat di sisi balik bulan pada 2015 nanti.

Beberapa tahun ini muncul teori alternatif tentang asal-usul bulan yang disikap dalam buku Prehistoric Civilitation: Inspiration for Mankind. Teori baru ini didasarkan pada hasil analisa contoh tanah bulan yang dibawa oleh antariksawan, yang ternyata mengandung besi dan titanium murni yang tidak mungkin terbentuk secara alamiah. Hal ini menunjukkan bahwa logam-logam ini bukan terbentuk secara alamiah, melainkan hasil peleburan yang dilakukan oleh manusia pada suatu masa. Apalagi logam yang membentuknya berongga, dimana isi di dalam bulan diketahui kosong.

Dengan bukti tersebut, tidaklah sulit untuk membayangkan bahwa bulan seyogianya dibuat dan dipasang oleh manusia. Wajah bulan yang asli kemungkinan sebuah bola metal yang tingkat keterangan cahayanya lebih terang dibanding sekarang, seiring perjalanan waktu yang panjang, di bawah kondisi ketiadaan atmosfer, dan ditutupi sejumlah batu dan debu kosmos sehingga menjadi seperti sekarang. Lantas manusia pada jaman apa yang mampu menciptakan bulan yang demikian rumit itu?

Cerita masa lalu seorang kultivator, Guizhen dari Taiwan barangkali bisa menjadi inspirasi dalam membuka takbir asal-usul bulan. Ia yang pernah berkali-kali reinkarnasi, mengaku pernah hidup di jaman prasejarah yang sangat maju teknologinya, jauh melampaui taraf kecanggihan teknologi sekarang. Kebetulan saat itu dia adalah seorang insinyur yang terlibat dalam proyek pembuatan bulan.

Guizen ingat di tengah bulan bukan saja kosong, bahkan dipenuhi dengan aneka instrumen presisi dan untaian roda yang akurat, tingkat presisi mesin jauh melampaui teknologi tercanggih saat ini. Mesin-mesin ini dapat menjaga peredaran bulan mengelilingi bumi secara normal. Mereka menggunakan suatu energi superdensitas menjaga rotasi dan revolusi bulan, karena itu, dapat mempertahankan keberlangsungan perputaran bulan hingga sekarang. Bagian depan bulan waktu itu mengkilap sepenuhnya, di malam hari tampak memancarkan cahaya di segala penjuru, dan di bagian belakang dipasangi sejumlah alat kontrol. Karena itu, maka didesain bagian depan selalu menghadap ke bumi sepanjang masa, sedang disisi baliknya tidak kelihatan sama sekali dari bumi.

Peradaban manusia prasejarah, menurut penglihatan Guizen, benar-benar sangat maju, beberapa peradaban zaman dahulu bisa menempatkan sebuah kota melayang di langit, benda-benda yang dapat terbang di angkasa bukan hanya pesawat, kapal uap raksasa saat itu juga dapat terbang di udara. Karena peradaban dimasa lalu selalu memakai energi yang sangat bersih dan densitas tinggi, tidak akan mengakibatkan pencemaran lingkungan sehingga dapat menggerakkan beberapa benda raksasa.

Para ilmuwan modern menyangka bahwa manusia prasejarah hanya bisa memakai perkakas yang terbuat dari batu, tidak ada bukti apa pun tentang pemakaian “listrik”, apalagi teknologi canggih. Dengan dasar itulah mereka memastikan bahwa peradaban manusia prasejarah itu sangat primitif bahkan barbar. Mereka meyakini manusia sekarang ini adalah yang paling berbudaya dan paling maju dalam sejarah. Hal ini sebenarnya berpijak pada purbasangka dari sudut pandang ilmu pengetahuan modern.

Padahal justru sebaliknya, dalam sejarah peradaban manusia, perkembangan budaya sekarang ini tergolong taraf rendah. Manusia prasejarah lebih mementingkan kekuatan spiritual dibanding manusia modern, mereka tahu spirit dan materi adalah sama. Mereka selalu menggunakan kekuatan spiritual individu dalam meningkatkan perkembangan materi, sebaliknya “manusia modern” sekarang hanya menekankan kemajuan dalam teknologi sehingga mengesampingkan spritualisme.

Contohnya, mereka menggunakan kekuatan spiritual dengan cara memancarkan pikiran lurus agar niat pikiran individu semurni mungkin, dengan demikian maka bisa memperbesar energi tertentu. Seperti dalam pembuatan bulan, setelah kerangkanya dirakit di bumi, dan dengan menggunakan sejumlah perlengkapan mesin yang mirip kristal (sejenis bijih tambang tertentu yang lebih murni), lalu sekelompok orang meditasi memperkuat energi bijih tambang tersebut dengan niat pikiran, agar bulan yang maha besar membubung naik ke angkasa dan masuk ke orbit.

Pekerjaan merakit selanjutnya dilakukan di atas orbit, mendirikan rangka raksasa, dan membuat kapal udara dari logam yang tak terhitung banyaknya. Kapal udara ini berawak tunggal atau ganda, orang-orang mengenakan baju asronot yang portable, terus bekerja siang malam. Dengan cara itulah bulan dibuat, dan berhasil diluncurkan ke orbitnya sehingga bisa mengelilingi bumi. Kemampuan Bulan bisa bertahan terus hingga sekarang juga tidak lepas dari kehendak Sang Maha Kuasa.

Selama berjuta-juta tahun bulan berada di atas bumi, selama itu juga debu-debu alam semesta menutupi permukaan bulan. Wajar saja jika ilmuwan sekarang menganggap unsur-unsur permukaan bulan terdiri dari berbagai macam yang membentuk seperti batuan. Benturan dari benda angkasa lain seperti meteorit kemungkinan juga yang menyebabkan banyaknya kawah di permukaan bulan.

Teori baru ini tentu masih harus diuji kebenarannya dalam sejarah. Kalau para ilmuwan modern mampu ke luar dari bingkai ilmu pengetahuan sekarang ini, mungkin misteri alam semesta ini baru bisa terkuak.

Sumber Dajiyuan

Iklan

Written by asukowe

September 17, 2007 at 9:51 am

Ditulis dalam Bohong atau Beneran

Tuhan yang maha besar dan luas tak terbatas

with 56 comments

Inget-inget crita MIB yg pertama yg dibagian endingnya, ternyata susunan galaksi kita ada yg lebih besar lagi dan bila dikumpulkan ternyata hanya sebuah gundu yg dimainkan ama alien yg sangat besar 🙂

Konsep besar dan tidak terbatas, itu sudah dipakai dalam bebrapa agama saat ini, makanya ada konteks ”kita hidup didalam tuhan, dan tuhan hidup didalam kita, lebih dekat dr yg kita kira, sebab molekul, sel bahkan jagad raya ini hidup didalam tubuh tuhan” cuman akan menjadi terjungkir saat seseorang bilang, “oh, jd tuhan itu space/ ruang dan gabungan dengan semua materi yg ada diuniverse/ jagad raya inilah tuhan”

Lalu apa bedanya dengan orang dinamisme/ animisme yg percaya bahwa tuhan itu adalah bumi ini namun dalam skala lebih besar, yaitu tuhan adalah space dan jagadraya ini, sebab tuhan luas tidak terbatas, semua yg ada dan berada itu hidup didalam tuhan, seperti surga dan neraka juga hidup didalam tubuh tuhan 🙂 makanya ada kepercayaan di beberapa agama, “manusia disurga nanti hanya bisa melihat wajah tuhan saja” dan bukan seluruh badannya, sebab surga hidup didalam tuhan 🙂 kelemahannya, berarti orang yg dineraka juga bisa melihat tuhan, sebab neraka hidup didalam tuhan juga 🙂

Alih-alih dengan pemikiran seperti ini menjadi salah, oh berarti tuhan menyatu dengan kita dan kita menyatu dengan tuhan, tuhan adalah kita dan kita adalah tuhan! He he he, dan itu tidak bagus 🙂

Konsep tuhan itu akan membuat ilmu pengetahuan tidak bisa berjalan, contohnya, bila seseorang berhasil membuat mesin waktu dan kembali kemasa lalu, “sudikah tuhan menghidupkan orang-orang yg sudah mati demi untuk menghibur satu ato dua orang saja yang kembali kemasa lalu?” jelas tidak bakalan

Tetapi bila tuhan tidak ada, maka konsep mesin waktu bisa terjadi, sebab bumi,dan jagad raya yg luas ini sebenarnya suatu computer kuantum, seperti menyusun adegan video di software video editing, bisa di cut, paste, replace de el el, atau bahkan membuat timeline track baru (frekwensi waktu baru di bumi yg sama bahkan dunia baru dimana kita bisa jadi adam dan hawa baru didalamnya itu baru bumi, bagaimana dengan tiap planet, tiap galaksi, tiap jagad raya), dengan mode multiply, normal, fade in/ out, dst, bahkan bisa memberi filter tertentu di timeline yg kita mau!

Nah tinggal kita mau ke timeline frame keberapa, boleh secara timecode ataupun secara manual dengan menggeser-geser timeslider arrownya, nah time slider arrow ini adalah mesin waktunya 🙂

Hal ini menunjukkan bahwa nyawa malah abadi dan bisa melompat ke masa lain, bisa dimasa lalu ataupun masa depan bila kita mau meng-cut dan paste kearea timeline yg kita mau, dan tuhan tidak perlu bersusah payah menghidupkan orang dimasa lalu yg sudah mati hanya karena satu atau dua orang kemasa lalu ataupun kemasa depan, sebab nyawa memang abadi 🙂

Energi tidak bisa mati ataupun dimatikan inilah konsep dasarnya yang kita terapkan dinyawa/ karakter manusia, hanya berubah bentuk, tetapi bukan ke hal mistik ataupun ghaib, sebab hal ghaib pasti menuju ke mistik, dan cepat atau lambat hal ghaib akan menghancurkan manusia, religi termasuk dalam hal ghaib!

dimana disatu titik, manusia akan menggunakan ilmu pengetahuan untuk menghancurkan orang yang beragama lain, agama adalah hal ghaib/ mistik.

merubah kayu menjadi Ular adalah hanya dengan merubah susunan atom dan DNA-nya, bahkan tidak hanya membuat ular dari susunan atom dan dna, membuat apapun bisa dilakukan dengan cara ini, dan ini bisa dilakukan dengan science (ilmu pengetahuan), tidak dengan mistik/ ghaib

Namanya juga kekuatannya tahayul, kekuatan mistik, kekuatan bohong yang dianggap nyata adalah mistik/bohong/ ghaib, ciri khas tahayul/ mistik/ ghaib adalah melakukan sesuatu dengan jampi-jampi, mantra-mantra, doa-doa lalu mengharapkan kekuatan boongan dari doa-doa itu berhasil dan jadi nyata, misalnya santet, ato ingin menciptakan mesin teleport, pesawat ruang angkasa dan sebagainya dengan jampi-jampi lalu berharap semuanya terjadi dan tidak melalui proses science/ teknologi

dan kemungkinan besar, alat pembuat makanan dengan cara membentuk atom dan susunan DNA menjadi mirip seperti kulkas sekarang dimasa depan akan ada, tinggal meminta jus apel, maka alat tersebut akan membentuk susunan atom dan dna jus apel berserta gelas minum, dan tinggal diminum saja, mau sate kambing?

nah kini tentang tuhan maha kuasa benarkah?

bagi saya tuhan itu tidak Maha kuasa, karena tuhan tidak berkuasa untuk:

  • Menciptakan benda yang sangat berat yang tak mampu diangkatNya
  • Menciptakan mahluk yang dapat terbang sangat cepat sehingga tak mampu dikejarNya
  • Menciptakan suara-suara yang demikian halus sehingga tak mampu didengarNya.
  • Menciptakan mahluk yang baik sehingga tak perlu menciptakan neraka.
  • Menciptakan DiriNya sendiri dan tuhan lainnya
  • Menciptakan awal dan akhir yang kosong tanpa adanya tuhan
  • Membasmi Setan padahal dia mampu membasminya tanpa meminta manusia yang melawannya
  • Adanya kejahatan dan tuhan tidak mampu menghentikannya, dan masih banyak hal lain lain ketidak mampuan dan kekurangan yang membuktikan bahwa Tuhan tidak Mahakuasa.

Kesimpulannya : Tuhan tidak ada karena tidak mampu berbuat apa-apa

Jangan jadi OOT lho setelah membaca posting ini…..

Miracle is science, dan miracle bukanlah hal ghaib/ mistik

Written by asukowe

Agustus 19, 2007 at 12:21 pm

Ditulis dalam Bohong atau Beneran