~ Shootgun Blues ~

AGAMA CUMA BAJU, YANG PENTING TUHAN

Rokok Sayang ….

with 8 comments

“Taken from my Forum …

Hari ini di seluruh dunia diperingati hari tanpa tembakau. Bagaimana khabarnya di Indonesia? ikuti fakta berikut :

  1. Indonesia menempati urutan teratas di dunia di lihat dari peningkatan jumlah perokoknya. Padahal di sebagian besar negara, terutama negara maju, jumlah perokok cenderung menurun.
  2. 70 % perokok di Indonesia adalah termasuk warga miskin, dan lebih hebat lagi rokok adalah belanja terbesar kedua setelah beras. Jangan-jangan BLT sekarang ini disiapkan juga oleh mereka untuk beli rokok…….
  3. Cukai rokok di Indonesia adalah termurah (persentase terhadap harga rokok) di dunia, setelah Laos. Padahal yg tanpa cukaipun banyak juga dipasar gelap rokok.
  4. Cukai rokok yg ditarik oleh pemerintah Indonesia, tak ada sedikitpun yg disalurkan untuk dana kesehatan. Padahal sangat jelas bahanya rokok……..
  5. Presiden beberapa waktu yg lalau meresmikan pabrik rokok di Jawa Timur, katanya salah satu tujuannya untuk mensejahterakan rakyat kecil! Memang banyak yg kontradiktif di negeri ini🙂
  6. Indonesia termasuk dari sedikit negara di dunia yang membolehkan iklan rokok di televisi (aturan ini semakin bebas sejak era gusdur dan mega).
  7. Indonesia bertekad memerangi HIV-AIDS, tapi rokok dapat diakses oleh siapa saja, padahal para penggede bangsa ini tahu kalau rokok merupakan salah satu pintu masuk menuju ke sana.
  8. Ada RPP/RUU tentang pembatasan peredaran/akses rokokyg ada di DPR, tapi sayangnya anggota dewan tidak akan membahasnya sampai tahun 2009 karena dianggap tidak penting
  9. Katanya kalo merokok itu nasionalis (nyumbang cukai pada negara), padahal pemilik pabrik rokok terbesar di Indonesia dimiliki Philip Morish semoga aku bener nulis namanya yg notabene punya Amrik. So, ketika anda merokok ya berarti anda nyumbang pada Amrik. Memang di negeri ini kalau diamat-amati aneh……
  10. Jangan harap peringatan bahaya merokok dalam setiap bungkus rokok mempan dan diikuti oleh masyarakat kita, lha wong yg di fatwa haram aja, malah laris kayak kacang goreng.

Written by asukowe

Mei 31, 2008 pada 9:43 am

Ditulis dalam Tulisan Santai

Tagged with

8 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Wah… bener-bener negeri yg aneh.

    otonesia

    Juni 1, 2008 at 2:33 pm

  2. salam kenal,
    toeng…. satu lagi terbukti ketidakcerdasan pemerintahan kita sekarang ini, semoga ke depan lebih baik saja,
    tabik!

    ahsani taqwiem

    Juni 3, 2008 at 5:01 am

  3. Oke….

    Sayangnya saya perokok, karena mau menikmatinya. Bukan utuk gaya apalagi cuman sok sokan…😛

    Mr. Fortynine

    Juni 4, 2008 at 2:31 pm

  4. merokok merusak kantong anda hehehe🙂

    warmorning

    Juni 6, 2008 at 2:29 am

  5. I smoke, therefore I am …

    Masa mesti peduli sih sama orang lain, selama merokok sendiri dan utk diri sendiri? Eksistensi seseorang kan standarnya beda-beda😛

    *isep rokok*😎

    alex®

    Juni 8, 2008 at 7:12 am

  6. Untuk mengurangi penggunaan rokok, sebenarnya caranya mudah. Misalnya: orang yang bertamu ke rumah kita di beritahu agar tidak merokok pasti dia akan menghargainnya. Saya punya warnet dan di warnet saya bebas dari asap rokok yang merokok saya suruh keluar.

    fauzan helmy

    Maret 28, 2009 at 11:13 am

  7. yaaaahh begitulah…

    anda berhak merokok, kami pun berhak untuk menghirup udara segar…

    T-bOne

    April 24, 2009 at 7:12 am

  8. waduhhhhhhhhhhhhh ia nih dah lama jadi pecandu rokok
    susah bgt tuk berhenti parahhh paraaaaahhhhhh

    theby

    Agustus 31, 2009 at 6:27 pm


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: