~ Shootgun Blues ~

AGAMA CUMA BAJU, YANG PENTING TUHAN

Contoh bagus : Tadarus Tengah Malam di Ternate dilarang!!!

with 10 comments

Ramadhan, biasanya mudah terdengar lantunan ayat-ayat suci Al-Quran di mana-mana. Bahkan sampai malam. Tapi di Ternate justru dilarang. Knapa?

Bulan Suci Ramadhan pasti identik dengan Tadarus atau pengajian terutama di malam hari selepas shalat Tarawih hingga menjelang subuh. Baik di masjid, mushallah, surau, langgar, maupun di rumah-rumah, orang seakan-akan berlomba untuk membentuk kelompok-kelompok pengajian.

Tapi rupanya, meski ritual tersebut adalah bagian dari ibadah, tidak berarti bisa bebas begitu saja. Buktinya, di Ternate, Maluku Utara, tadarusan dilarang melewati jam 24 atau pukul 12 malam. Mengapa?

Ternyata bukan tadarusnya yang dilarang melainkan penggunaan alat pengeras suara. Jadi orang bebas bertadarus kapanpun, tapi jika sudah diatas jam tersebut, tidak diperbolehkan lagi menggunakan pengeras suara, terutama di masjid-masjid atau mushallah.

Sebagai kota dengan mayoritas penduduk yang beragama Islam mencapai 95 persen, cukup banyak masjid dan mushallah yang bertaburan. Bahkan dalam satu kelurahan saja, bisa sampai dua atau tiga masjid yang jaraknya sangat berdekatan. Itu belum termasuk mushallahnya.

Jadi bisa dibayangkan bagaimana ”bisingnya” jika seluruh masjid dan mushallah tersebut saling berlomba menggunakan pengeras suara saat bertadarus.

Dari situlah, Departemen Agama (Depag) Propinsi Maluku Utara membuat edaran yang isinya mengimbau agar diatas jam malam tersebut, tadarus agar tidak menggunakan pegeras suara lagi. Hal ini memang sempat mendapat reaksi pro kontra dari masyarakat. Namun seiring dengan berjalannya waktu, seluruh lapisan masyarakat bisa menerima hal itu.

baca selangkapnya di sini

Written by asukowe

September 18, 2007 pada 7:34 am

Ditulis dalam Buat direnungkan

10 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Pertamax dulu😆

    Nott SonneNScheiN. Now Natt.

    September 18, 2007 at 8:40 am

  2. Wuah, bagus dong kalo mereka bisa nerima hal itu? Yahh… syukurlah. Suaranya emang mengganggu sih :p *pasang headphone dan denger lagunya bjork*

    Nott SonneNScheiN. Now Natt.

    September 18, 2007 at 8:41 am

  3. wah… membayangkan perang antar toa, terus dilanjut saling lempar batu antar musholla, jadi ada baiknya tuh

    peyek

    September 18, 2007 at 3:53 pm

  4. Pertamax dulu

  5. maza seh bung asu ? kebetulan ortu dan adiku tinggal di ternate dan pas mereka sahur gw telp. mereka masih terdengar tuh toa entah mesjid entah mushala lagi tadarusan ?

    Ferry ZK

    September 19, 2007 at 2:00 am

  6. Kagem Ferry ZK :

    Paling-paling Ternate bagian pinggiran🙂 kalo toleransi soal adzan itu… nah akhirnya sampeyan tahu kan? kalo jadi penguasa itu akhirnya jadi SOK, andaikan di Israel yang berkuasa adalah Islam, yang terjadi adalah Islam SOK!! seperti di Indonesia, sama aja, andaikan di Indonesia Kristen yang berkuasa, islam bakalan jadi bulan-bulanan

    asukowe

    September 19, 2007 at 6:24 am

  7. @ asukowe,

    he.. he.. manusia pada dasarnya sama, agama cuma kulitnya saja, jd kadang kita sok moralis dilingkungan kita saja dan semua tergantung pada nalar emosi dan linngkungan, coba kalau ente dan saya di palestina, jangan – jangan ente ikut saya angkat senjata he… he…

    Ferry ZK

    September 19, 2007 at 6:47 am

  8. Kagem Ferry ZK :

    Gak mauuuuu….!! saya pilih cari besi bekas rombengan buat di kilo kan… jangan2 saya bisa jadi jutawan di sana ya, modal besi bodol aja…

    asukowe

    September 19, 2007 at 6:53 am

  9. Oo… ya…?!

    Busranto

    Oktober 11, 2007 at 4:42 am


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: