~ Shootgun Blues ~

AGAMA CUMA BAJU, YANG PENTING TUHAN

GAMBAR-KU sayang MUSIK-KU malang…

with 23 comments

Beberapa teman2 yang kebetulan sudah berhasil masuk ke Islam (kebetulan dominan komunitas saya dikelilingi oleh mayoritas yang beragama kristen, budha), serentetan persoalan2 yang datangnya tidak disangka2 menggelisahkan hati dan pikiran kerap terjadi bahkan membuat mereka begitu down, sampai sempat berpikir parah begini : begitu sulit, rumit dan primitif sekali menjalani agama Islam…

Dia cerita gini : “saya sejak kecil sangat suka baca komik nonton komik dan suka meniru-meniru gambar komik, sampai akhirnya saya hobi menggambar kartun dan sesekali membuat komik pendek. Biasanya yang saya gambar adalah manusia kartun. gambar yang lucu-lucu. Saya juga sering memberi nama pada buku-buku pelajaran milik saya disertai gambar 2”

Tapi sejak saya baca bahwa menggambar makhluk hidup itu haram, saya jadi takut menggambar. padahal saya sangat suka menggambar, apalagi hanya untuk sekedar hobby atau corat-coret saja.

Apa benar menggambar itu haram? Bagaimana dengan banyaknya komik yang mengajarkan Islam? Khususnya komik anak-anak. Atau gambar-gambar kartun di majalah Islam anak-anak.. apa itu juga haram? Padahal kan mereka berusaha menanamkan Islam pada anak-anak dengan cara yang menarik.

Kalau memang haram, bagaimana dengan gambar-gambar saya terdahulu? Apa dosa saya sangat banyak krn sering menggambar? Karena apalagi setelah membaca fatwa haram itu, sesekali saya masih bandel menggambar kartun?

Belum lagi beberapa anak band lokal yang biasanya saya sewa buat meramaikan malam minggu, biar meriah dan suasana enggak kaku

Beberapa dari beginner yang berubah agak LOL sensitif setelah masuk islam bertanya juga : Lho Om, katanya musik diharamkan juga…

Biasanya saya cuma pura-pura tidak mendengar atau berusaha kelihatan sibuk menghisap luki strik sambil memasang headset saya… tapi kok tetap kelihatan wagu ya?

Begitulah, beberapa pernik kecil letupan yang kadang bikin risih di telinga kehidupan islam saya, semestinya saya bisa bergaya seperti pemuka2 agama di televisi itu yang dengan lantang tangkas dan sigap berkata : Ya! haram! Cuma kok sekarang ini permasalahan begitu komplek mengenai halal dan haram. Segampang itukah ngomong ke orang yang baru 1 minggu masuk Islam…?

Kembali ke misi saya dari awal, saya ingin membangun Islam dalam perspektif supaya tetap intelek dan berkualitas di jaman yang serba modern seperti sekarang ini, dengan cara apa? dengan hati2 berkomentar, bukan waton, bukan cuma dilandasi dengan dasar2 ilmu bid’ah (bid’ah, yaitu: Sesuatu yang diadakan dan menyalahi kebenaran yang datang dari Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, baik tentang ilmu, amal atau sifat, disebabkan kerancuan pemahaman atau menganggap baik kepada sesuatu dan dijadikannya sebagai agama yang kokoh dan jalan yang lurus) atau ilmu hadist melulu, tapi mencoba mensinkronkan segala sesuatu dengan perkembangan jaman, teknologi.

Jaman sekarang bukan jaman nabi, sekarang ada listrik yang bisa buat lampu, apa kita mau ikut jaman nabi yang baca buku dengan lilin?, ada mobil pesawat sementara dulu nabi naik unta, ada dokter yang bisa membedah jantung bisa mencangkok ginjal, bisa operasi bibir sumbing bisa mengurangi cacat fisik bayi yang baru lahir dengan operasi plastik. Ada Internet ada blog yang bisa buat posting positif, ada Televisi ada pistol ada macam-macam…

Jangan begitu ah, kalau jaman dahulu dibilang haram… ya haram titik! kalau enggak ya enggak titik! terus bagaimana dengan musik dan gambar tadi?

Aku yakin postingan ini akan mengundang pro kontra, seperti halnya puasa dan warung harus tutup kemarin. Karena semua pihak akan merasa dirinya yg paling benar. Namun walau sudah tahu akibatnya, aku tetap akan turunkan postingan ini, karena ini merupakan jalan bagaimana kaum muslim mensikapi ini semua. Sekali lagi berusahalah menjadikan agama Islam menjadi agama yang berkualitas yang bisa dibanggakan di depan Tuhan juga didepan agama2 lain, jangan islam yang bodoh OOT dan jahat serta keji dan primitif…

Written by asukowe

September 12, 2007 pada 9:19 pm

Ditulis dalam Pusing bin Mumet

23 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Sebenernya kang mas, yang diperlukan dalam memahami konsep ISLAM adalah “ILMU” nya dolo, cuma kebiasaan kita denger sedikit bicara banyak, denger ada yang bilang ini “haram” terus ngomong ini haram, itu haram, ono haram lhaa wong satu perkara jika nash nya di AQ lom jelas lom bisa diambil dari satu hadits saja, apalagi diambil dari hadits yang lom jelas shahihnya…

    BTW, ente jelasin dung mann jangan kaya si what the hell bisanya cuma menghujat & mengumpat aja…

    wadoh dosa neh gw lagi puasa ngomongin orang…

    Tp mann klo di AQ dah bilang haram, mo jaman dolo, jaman sekarang, jaman kuda gigit besi sampe jaman superman digigit kuda tetep haram bro…

    Ferry ZK

    September 13, 2007 at 2:02 am

  2. kang komen ku koq ditelan di postingan ini ???

    Ferry ZK

    September 13, 2007 at 4:10 am

  3. Kagem Ferry ZK :
    Sudah tak suruh Bang Akismet muntah…

    Soal haram itu, anggaplah gambar itu haram… tapi bila di jaman sekarang digunakan untuk memudahkan dalam hal belajar rasanya enggak apa2 tuh… gimana ya? serba repot memang, kalau saya mengacu kepada kebutuhannya kok, baru bisa disimpulkan itu halal atau haram. Contohnya mau belajar kedokteran soal pembedahan, nanti kan ditampilkan gambar manusia dengan kepala kaki tangan, lalu di lubangi bagian perut sehingga kelihatan usus limpa hati dan lain-lain, daripada praktek dengan manusia mayat beneran hayoo.. pilih mana?

    Sekarang ini bagi intern Islam, anggap kita2 aja nih yang ribut, mungkin kita bisa maklum dan toleran. Tapi bagi beberapa saudara2 kita umur 30 tahunan yang baru aja masuk Islam. Apa enggak sensitif banget tuh, salah2 bisa batal mereka join ke Islam… sulit dan repot banget di Islam

    asukowe

    September 13, 2007 at 4:31 am

  4. klo hal yang kang asu jelaskan saya seh idem dito dehhh, pan ISLAM juga kagak kaku – kaku amat justru itu perlunya “ILMU” memahami ISLAM hihihi

    tp man klo mereka mo join ISLAM masih bimbang mending jangan dolo aja… coz konsep utama harus diterima dolo yaitu TAUHID klo dah nerima TAUHID nerima yang lain gak berat kang.

    Ferry ZK

    September 13, 2007 at 5:34 am

  5. Kagem Ferry ZK :

    Sip sip, sepertinya itu solusi terbaiknya… jangan beli kucing Islam dalam karung

    asukowe

    September 13, 2007 at 5:42 am

  6. Oh iya, komenku juga disensor ya?

    dewo

    September 13, 2007 at 1:24 pm

  7. Kagem Dewo :

    Perangkonya kurang? enggak sampai nih… malah belum disensor. jangan pelit2 gitu Om, kalo komen jangan lewat POSTEL, titipkan TIKI atau DHL gitu agak mahal dikit tapi digaransi sampai…

    asukowe

    September 13, 2007 at 1:41 pm

  8. Hmmm… Sebenarnya yang bikin haram, bukan menggambarnya atau mendengarkan musiknya, tapi kalau kegiatan menggambar atau mendengarkan musiknya itu sampai membuat kita lupa untuk beribadah, maka mungkin itu yang membuatnya menjadi haram, itu yang saya tahu.
    Tapi kalau tidak sampai melupakan ibadah, ya tidak apa2.

    Yari NK

    September 14, 2007 at 10:36 pm

  9. se-7 Yari NK, pa lagi menggambar ce bugil he… he…

    Ferry ZK

    September 15, 2007 at 1:56 am

  10. Saya bukan Wahabbi, lho Su…
    Apalagi muridnya Bin Baz,….
    ke….ke…ke…

    (bentar lagi Anto Salafy datang,…)

    mbelgedez

    September 15, 2007 at 9:50 am

  11. Kagem Om Yari :
    Bener gitu ya? ah enggak, biasanya nulis blog yang bikin kita lupa daratan. Jangan2 nanti ada ktemu hukum baru : blog haram…

    Kagem Kangmas Ferry :
    Saya gambar cow bugilnya, nanti ketemuan kawin deh…, ngakak..kak sambil ngeces liat2 apa ada tulang…

    Kagem Mbah Umbel :
    Mana?! mana?! anto salafy?! orang keturunan arab ya?

    asukowe

    September 15, 2007 at 4:37 pm

  12. @asukoe #11

    Loh, belum tahu toh, nge Blog itu juga haram ?
    Udah ada tuh yang Posting.
    Cari sendiri yah…

    mbelgedez

    September 15, 2007 at 10:06 pm

  13. Kagem Mbah Umbel :

    Yang bilang blog haram itu cuma cari popularitas semu belaka…mendamba blog spektakulernya ratu sejagad…

    asukowe

    September 16, 2007 at 7:33 am

  14. no komen deh klo ngomongin suhu, tar takut kualat dan dilaknat hi… hi…

    Ferry ZK

    September 16, 2007 at 7:41 am

  15. eh mas asu …bilangin temennya pinjem komik nya dunk, aku mah doyan banget baca apalagi karangan Miura yasuto,Toyo kataoka,yatsuje, suge, kyoto hikara…( semua dech..he3 maruk maruk..), tapi insya ALLAH aku nda pernah lupa sholat

    dan 18 belas agustus kemarin aku harus foto memperbaharui KTP ( owowow)

    btw mas asu apa sudah dengerin lagu nya opick yang terbaru ?

    mudah2an kita semua mendapatkan jawaban hidup yg sebenar2nya

    dhe'

    September 17, 2007 at 5:58 am

  16. kagem dhe :

    wah wah sudah ada Hp buat SMS masih aja nyuruh orang tua buat pesan komik… saya enggak punya KTP soalnya mesti ngumpul foto (haram!!) enggak suka dengar lagu opick (haram juga!!!)
    jadi saya diam aja di rumah makan tidur ke WC makan lagi (eh bulan ini mulai sulit cari makan…warung gak ada yang buka, dirazia!!) dan tidur lagi…bercinta (cuma itu aja yang enggak haram)

    asukowe

    September 17, 2007 at 7:30 am

  17. @asukowe

    Ya… kalau blog jadi penghalang untuk beribadah ya jadi haram lah hukumnya… atau berdosa. Aku ngeblog juga nggak sampai gitu2 amat sampai lupa segala2nya😛

    Yari NK

    September 17, 2007 at 9:07 am

  18. hayah..hayah..hayah…

    tidur lagi…bercinta (cuma itu aja yang enggak haram)

    pada saat puasa….weleh..weleh…

    dhe'

    September 18, 2007 at 4:23 am

  19. Kagem dhe :
    sedekah komen njenangan, maturnuwun

    asukowe

    September 18, 2007 at 6:41 am

  20. hier klicken

    Once you fully comprehend this, you\’ll be able to work more quickly.

    hier klicken

    Oktober 6, 2007 at 7:03 pm

  21. intinya halal ato haram itu ditentukan dengan ilmu (agama/syariat)bukan dengan akal. kalo gak salah setahu saya dulu Rasullulah pernah memergoki sebuah patung kuda terbang di kamar Siti Aisyah, maka merah padamlah mukaNya, tetapi begitu mengetahui itu adalah ‘mainan anak-anak’ (milik Siti Aisyah) maka beliau pun tersenyum. dan beberapa lagi hadist yang memboleh patung/gambar mahluk untuk keperluan mainan anak. silahkan dikonfirmasikan/dicek. wassalam.

    dyanz

    Mei 20, 2008 at 9:11 am

  22. Kagem dyanz :

    Bedanya akal dengan ilmu syariat ?

    asukowe

    Juni 1, 2008 at 7:04 am

  23. shhh… *tarik napas*
    …..
    klo emang segitu haramnya… knapa nggak disebarluaskan dari dulu secara terang terangan!??

    bayangin yg dr kecil hobinya musik & gambar!! ngabisin duit ortu buat kuliah senirupa…
    tau2 haram….
    gmn gak strees??!!!
    waktu bertaun2 terbuang percuma!

    – kenapa gak pernah ada di kotbah jumat??
    – di TV jg gak prnah denger…!??
    – diplajaran agama sekolah gak dibahas sama skali
    – teman2 & ortu gak ada yg tau…
    – baru tau dimana??
    – di warnett!!#@^#$%#

    klo tau dr dulu kan aku cari hobi yg lainn…

    jd yg salah siapa?? yg dosa siapa??

    hahh… maap om, jd esmosi bgini,…
    *istigfar*

    sikalem

    Juli 21, 2008 at 9:03 pm


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: