~ Shootgun Blues ~

AGAMA CUMA BAJU, YANG PENTING TUHAN

Tentang JIHAD nya ASUKOWE

with one comment

Beberapa kesedihanku terangkum tentang kaum Muslim di jaman sekarang ini : Semua teroris (pada umumnya di tunjukkan ke kaum muslim) salah visi thd JIHAD, lho apa yg salah? agamanya atau penganutnya?

Dalam Islam, Jihad selalu selalu identik dengan berperang semata, seperti anggapan orang awam. sebenarnya Ibnu Qayyim al-Jauziyyah membagi jihad ke dalam empat tingkatan :

1. Jihad melawan hawa nafsu.
2. Jihad melawan Syetan.
3. Jihad melawan orang – orang kafir dan munafik.
4. Jihad melawan kezaliman dan bid’ah.

Sebenarnya juga, Jihad dalam pengertian perang, bukanlah jihad membakar gereja dan memberantas umat Kristen sebagaimana yang digambarkan selama ini. Jihad dalam makna perang disyariatkan terhadap orang-orang yang terlebih dahulu melakukan penyerangan (defesif). Itu pun tidak boleh dilakukan dengan melampaui batas. “Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu, (yaitu) orang-orang yang telah diusir dair kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar.” (QS al-Hajj :39-40).

Kendati dalam Islam jihad diartikan perang, tapi tetap menjunjung tinggi akhlak mulia, keadilan, kemanusiaan dan kedamaian. Salah satu contohnya, etika Islam yang telah menggariskan bahwa dalam perang dilarang membunuh anak-anak, wanita dan merusak pohon-pohonan.

Telah disabdakan oleh Nabi kita shallallahu alaihi wasallam “Apabila kalian telah berjual beli dengan cara I’nah, dan kalian telah mengambil ekor-ekor sapi, ridho dengan persawahan, serta kalian meninggalkan jihad, Allah akan menimpakan kehinaan kepada kalian, tidak akan dicabut kehinaan itu hingga kalian kembali kepada agama kalian”. Semua maksiat diatas telah kalian lakukan, salah satunya meninggalkan jihad hingga Allah timpakan kehinaan atas kalian. Barangsiapa yang melakukan hal-hal tersebut maka akan ditimpakan atas mereka kehinaan. Kemudian bagaimana agar kehinaan tersebut bisa terangkat? Apakah dengan menegakkan jihad? Tidak, kembali untuk menegakkan jihad diwaktu sekarang tidak bermanfaat, karena manusia yang berkata aku akan kembali kepada jihad tidak paham akan jihad, maka harus kita kembali kepada asasnya yaitu sebagaimana sabda Nabi “hingga kalian kembali kepada agama kalian”. (hadits diatas tidak mengatakan hingga kalian menegakkan jihad akan tetapi sabda Nabi berbunyi : hingga kalian kembali kepada agama kalian-pent)

Oleh karena itu dikatakan bahwa memerdekakan Palestina, mengeluarkan orang-orang yahudi dari bumi Palestina, merupakan salah satu dari kewajiban atas umat Islam. Tidak sepantasnya hanya diam saja dengan kehinaan dan kesengsaraan. Namun wajib bagi kita untuk mengambil sebab-sebab yang pas dan melaksanakan ketentuan Allah guna mendapatkan pertolongan-Nya, sebagaimana yang telah disabdakan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam didalam shohih Bukhari dan Muslim “Kalian memerangi orang-orang yahudi hingga mereka berlarian dan bersembunyi di balik pepohonan dan bebatuan, hingga pepohonan dan bebatuan berkata : Wahai muslim, wahai hamba Allah .”

Yang menang atas orang-orang yahudi, yang membunuh yahudi, yang mengeluarkan orang yahudi dari negeri kaum muslimin adalah muslim, hamba Allah jika kita kembali kejalan Allah maka kita ditolong atas orang yahudi. Jika kita mempergunakan keadaan kaum muslimin yang dirundung duka dan luka untuk kepentingan suatu kelompok, maka ini tidaklah disukai oleh agama kita dan tidak diterima oleh seorang yang mukhlis dari kita. Realita yang terjadi pada pergerakan-pergerakan hizbiyyah serta kelompok-kelompok yang lain adalah mereka sibuk dengan kejadian tragis di Palestina, mereka sibuk dalam mengekspos pembunuhan, penghancuran dan selainnya, dan sebernarnya mereka hanya duduk-duduk saja sambil merokok.

Mereka sibuk dengan ketragisan di chechnya, dan di Bosnia tapi apa yang telah mereka hasilkan? Tidak ada sedikit pun, namun tiba-tiba mereka datang dan berkata: Kalian wahai salafiyyun tidak menganjurkan manusia untuk berjihad, kalian tidak menginginkan agar negeri kaum muslimin bebas. Sesungguhnya mereka tidaklah berkata melainkan hanya perkataan dusta. (QS. Al-Kahfi : 5)

Sejarah akan bersaksi bahwa dakwah salafiyah ini merupakan dakwah yang sangat antusian untuk menjadikan kaum muslimin sebagai sebaik-baik umat yang dikeluarkan untuk manusia. Akan tetapi mereka yang tidak ingin berjalan diatas ketentuan Allah tergesa-gesa dalam bertindak hingga menjatuhkan umat dalam kesedihan, penyesalan, pembunuhan, dan pengrusakan. Lihatlah realita mereka di al-Jazair. Apa yang telah dihasilkan oleh revolusi mereka, pembunuhan, Pengrusakan dan hancurnya mobil-mobil .. Apa yang dihasilkan di Mesir? Apa yang dihasilkan di Suria? Apa yang dihasilkan oleh mereka yang mengatakan kami keluar dari pemerintah yang tidak berhukum dengan hukum Allah .. Mereka tidak merubah sesuatupun melainkan malah menambah kesengsaraan, menambah fitnah, menambah kehancuran. Dahulu manusia dalam ketenangan, kedamaian sekarang berubah menjadi kesengsaraan dan kepedihan

Sesungguhnya yang terjadi di Palestina adalah penyalah gunaan keadaan manusia untuk mencapai apa yang diinginkan oleh para pemimpin. Sebelum kita melihat kepada intifadhoh maka lihatlah kepada intifadhoh yang terdahulu yang selama berpuluh-puluh tahun bergejolak namun apa yang dihasilkan? Hanya menghasilkan perdamaian .. Maka harus kita berangkat dari realita yang (pahit ini) dan jangan sampai kita ditunggangi oleh ahli bathil. Siapakah yang mengatakan bahwa batu bisa menghancurkan tank-tank? Dan siapa yang mengatakan bahwa ketapel bisa mengalahkan rudal sedangkan anda dan musuh anda sama-sama bermaksiat kepada Allah ta-ala?!

Ada seorang ikhwah dari Baitul Maqdis bercerita kepada saya (penulis) bahwa dia telah mengunjungi para korban yang terluka, kami berkunjung kepada 32 orang lebih, 30 orang diantara mereka tidak sholat. Mereka datang dan berkata : nasrani yang ikut dan turun kejalan untuk demonstrasi dan terbunuh dia sahid Apabila terbunuh karena ikut revolusi maka mereka sahid. Pemabuk, pezina, syirik kepada Allah asalkan dia ikut revolusi, maka dia mati sahid. Palestina tidak akan bebas hanya dengan angan-angan, Palestina tidak akan bebas dan merdeka hanya dengan slogan-slogan

Palestina membutuhkan para pejantan, yang melakukan ketaatan kepada Allah, seperti dalam hadits “Wahai muslim, wahai hamba Allah dibelakangku ada yahudi kemarilah dan bunuh dia”. Merekalah yang akan membebaskan Palestina, merekalah yang akan membebaskan rumah-rumah kaum muslimin yang terampas

Kita mohon kepada Allah agar dikembalikan keagama kita dengan baik, dan agar diangkat kehinaan dari kita, diangkat kehinaan dari saudara-saudara kita serta negeri-negeri kaum muslimin, dan agar dikembalikan apa-apa yang terampas dari negeri kaum muslimin kepada negeri Islam. Amin

Beberapa cuplikan dari Syaikh Salim bin Ied Al-Hilaly

Written by asukowe

Juli 2, 2007 pada 11:29 am

Ditulis dalam Buat direnungkan

Satu Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Saya juga sedang berjihad,
    melawan MLMers.

    (hi…hi….hi….)

    mbelgedez

    September 15, 2007 at 10:24 am


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: