~ Shootgun Blues ~

AGAMA CUMA BAJU, YANG PENTING TUHAN

Sebenarnya ISLAM adalah agama DAMAI

with 12 comments

1. Islam mengajarkan agar setiap manusia untuk saling kenal-mengenal.

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal”. (Qur’an mulia 49:13)

2. Islam melarang untuk saling olok-mengolok.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan janganlah wanita-wanita mengolok-olok wanita lain boleh jadi wanita (yang diolok-olok) lebih baik daripada wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan julukan yang buruk. Seburuk-burk panggilan ialah panggilan yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak taubat maka mereka itulah orang yang zalim”. (Qur’an mulia 49:11).

3. Islam mengajarkan agar berlaku baik terhadap non muslim.

Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.
Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu orang-orang yang memerangimu karena agama dan mengusir kamu dari negerimu, dan membantu (orang lain) untuk mengusirmu. Dan barangsiapa menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka itulah orang-orang yang zalim. (Noble Verse 60:8-9)

4. Islam melarang memerangi, membunuh orang non muslim yang tidak memerangi kita.

“Tetapi jika mereka membiarkan kamu dan tidak memerangimu serta mengemukakan perdamaian kepadamu, maka Allah tidak memberi jalan kepadamu (untuk memerangi) mereka”. (Noble Verse 4:90)

“Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Dia Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (Noble Verse 8:61)

“Katakanlah kepada orang-orang yang beriman hendaklah mereka memafkaan orang-orang yang tiada takut akan hari-hari Allah karena dia membalas suatu kaum apa yang telah mereka kerjakan”. (Noble Verse 45:14)

“Barang siapa membunuh seorang manusia bukan karena orang itu membunuh orang lain atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, maka seolah-olah dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa memelihara seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia seluruhnya”. (Noble Verse 5:32)

“Bagaimana bisa ada perjanjian aman dari sisi Allah dan RasulNya dengan orang-orang musyrikin, kecuali orang-orang yang telah mengadakan perjanjian (dengan mereka) didekat Masjidil Haram? Maka selama mereka berlaku lurus kepadamu, hendaknya kamu berlaku lurus (pula) terhadap mereka. Sungguh Allah menyukai orang-orang yang bertakwa. (Noble Verse 9:7)

5. Islam memerintahkan melindungi non muslim yang minta perlindungan.

“Dan jika seorang diantara orang-orang musyrikin itu meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar firman Allah, kemudian antarkanlah ia ketempat yang aman baginya. Demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui. [Noble Qur’an 9:6]

6. Islam melarang memaksakan agamanya pada orang non muslim.

“Tidak ada paksaan untuk memasuki agama Islam”. (Noble Qur’an 2:225)

Kemudian jika mereka mendebat kamu (tentang kebenaran Islam), maka katakanlah:”Aku menyerahkan diriku kepada Allah dan (demikian pula) orang-orang yang mengikutiku”. Dan katakanlah kepada orang-orang yang ummi:”Apakah kamu (mau) masuk Islam”. Jika mereka masuk Islam, sesungguhnya mereka telah mendapat petunjuk, dan jika mereka berpaling, maka kewajiban kamu hanyalah menyampaikan (ayat-ayat Allah). Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. (Noble Qur’an 3:20)

7. Islam menganjurkan agar kalau berdebat dengan ahli kitab, dengan jalan yang paling baik.

Dan janganlah kamu berdebat dengan Ahli Kitab, melainkan dengan cara yang paling baik, kecuali dengan orang-orang zalim di antara mereka, dan katakanlah: “Kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu; Tuhan kami dan Tuhanmu adalah satu; dan kami hanya kepada-Nya berserah diri”. [Noble Qur’an 29:46].

8. Islam menganjurkan menghormati milik orang lain dan melarang menggangunya.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta ijin dan memberi salam kepada penghuninya, Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat”. (Noble Verses 24:27-28

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama suka diantara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu. (Noble Qur’an 4:29)

9. Islam mengajarkan agar kita berlaku adil terhadap non Muslim.

“Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak memerangimu karena agama dan tidak mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.” [Noble Qur’an 60:8]

Maka, dapat diketahui bahwa Allah menyukai dan mencintai kaum muslimin yang berbuat baik dan berlaku adil terhadap non-muslim, selama syarat-syarat di atas dipelihara.

“Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu menjadi orang-orang yang selalu menegakkan kebenaran karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah! karena adil itu lebih dekat kepada taqwa. Dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” [5:8]

Walaupun ada rasa benci terhadap suatu kaum, itu tidak boleh dijadikan alasan bagi umat Islam untuk semena-mena/tidak adil terhadap kaum tersebut. Misal, seorang hakim memutuskan sebuah perkara untuk kemenangan seorang muslim terhadap seorang non-muslim, padahal bukti-bukti menunjukkan sebaliknya, maka ini adalah bentuk pelanggaran yang besar, karena peringatannya cukup keras, “janganlah sekali-kali”.

“Kalau Allah menghendaki, tentu Dia memberi kekuasaan kepada mereka terhadap kamu, lalu pastilah mereka memerangimu. Tetapi jika mereka membiarkan kamu, dan tidak memerangi kamu serta mengemukakan perdamaian kepadamu maka Allah tidak memberi jalan bagimu untuk melawan mereka.” [Noble Qur’an 4:90]

Maka, tidak ada jalan (alasan) bagi seorang muslim untuk melawan seorang non-muslim, jika dia tidak terbukti turut memerangi kaum muslimin, dan sudah jelas menyatakan perdamaiannya dengan kaum muslimin. Perlu diketahui bahwa, kaum muslimin diwajibkan untuk membenci karena Allah, dan mencintai karena Allah.

Katakanlah: “Ta’atilah Allah dan Rasul-Nya; Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir”. [Noble Qur’an 3:32]

Karena Allah tidak menyukainya, maka kaum muslimin wajib membencinya. Tapi sesuai dengan ayat sebelumnya, kebencian tidak boleh menyebabkan kaum muslimin berbuat semena-mena.

“Allah tidak menyukai ucapan buruk, …” [Noble Qur’an 4:148]

Maka wajib bagi kaum muslimin untuk bertutur kata yang baik, dan membenci mereka yang bertutur kata buruk. Tapi kebencian kita terhadap mereka tidak boleh menyebabkan kaum muslimin berbuat semena-mena, karena:

“Dan bersabarlah terhadap apa yang mereka ucapkan dan jauhilah mereka dengan cara yang baik.” [Noble Qur’an 73:10]

Begitulah aturan yang mengikat kami kaum muslimin terhadap orang non Muslim dan yang lainnya. Sementara, hukuman di akhir bagi mereka yang kufur dan wafat dalam keadaan demikian, maka Allah telah menjelaskan:

“Sesungguhnya orang-orang kafir dan mereka mati dalam keadaan kafir, mereka itu mendapati laknat Allah, para malaikat dan manusia seluruhnya. Mereka kekal di dalam laknat itu; tidak akan diringankan siksa dari mereka dan tidak pula mereka diberi tangguh.” [Noble Qur’an 2:161-162]

10. Islam melarang umatnya untuk memaki-maki sembahan orang non muslim.

Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan. [Noble Qur’an 6:108].

11. Islam menganjurkan umatnya untuk memerangi non muslim yang memerangi umat Islam.

Islam adalah agama yang realistis dan fleksibel. Jika kaum non muslim mau hidup damai berdampingan dengan umat Islam, maka umat Islam tidak ada jalan (dilarang) memerangi mereka. Tetapi jika kaum kafir itu memerangi kita umat Islam maka wajib umat Islam untuk mengangkat senjata memerangi mereka. Dalam memerangi kaum kafirpun tidak boleh melampau batas.

190. Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.

191. Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikanlah balasan bagi orang-orang kafir.

192. Kemudian jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (haram bagi kami untuk memeranginya)

193. Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim. [Noble Qur’an 190-193].

Sungguh indah hukum diatas. Jika mereka memerangi kita maka perangi mereka tapi jangan melampaui batas. Jika mereka berhenti memerangi kita maka tidak ada peperangan lagi. Solusi yang sama-sama enak dikedua belah pihak. Jika mereka, kaum kafir, mengemukakan perdamaian maka wajib umat Islam untuk menerimanya, meskipun dalam hati kaum kafir hanya untuk menipu kaum muslim.

61. Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

62. Dan jika mereka bermaksud menipumu, maka sesungguhnya cukuplah Allah (menjadi pelindungmu). Dialah yang memperkuatmu dengan pertolongan-Nya dan dengan para mu’min,

63. dan Yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman) . Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Gagah lagi Maha Bijaksana.

64. Hai Nabi, cukuplah Allah (menjadi Pelindung) bagimu dan bagi orang-orang mu’min yang mengikutimu.

65. Hai Nabi, kobarkanlah semangat para mu’min untuk berperang. Jika ada dua puluh orang yang sabar diantaramu, niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ratus orang musuh. Dan jika ada seratus orang yang sabar diantaramu, niscaya mereka akan dapat mengalahkan seribu dari pada orang kafir, disebabkan orang-orang kafir itu kaum yang tidak mengerti. [Noble Qur’an 8 : 61-65].

Dalam peperangan umat Islam dilarang untuk membunuh anak-anak dan perempuan.

Diriwayatkan daripada Abdullah bin Umar r.a:

Sesungguhnya pernah terdapat seorang wanita terbunuh dalam satu peperangan yang diikuti oleh Rasulullah s.a.w. Lalu Rasulullah s.a.w mengutuk daripada membunuh wanita dan kanak-kanak [Sahih Bukhari juz 4 no 257].

Dalam memperlakukan tawanan perang pun harus dengan cara yang baik.

Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan. [Noble Qur’an 76 : 8].

Dan jika seorang di antara orang-orang musyrikin itu meminta perlindungan kepadamu, MAKA LINDUNGILAH IA supaya ia sempat mendengar firman Allah, kemudian ANTARKANLAH IA KE TEMPAT YANG AMAN BAGINYA. Demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui. [Noble Qur’an 9:6].

Rasulullah saw bersabda:

Diriwayatkan oleh Abu Musa ra:

Nabi saw bersabda: “Bebaskanlah para tawanan, beri makan mereka yang lapar dan kunjungilah orang yang sakit.” [Sahih Bukhari juz 4 no 282].

 

Dari : arsip pribadi 

Written by asukowe

Juni 12, 2007 pada 8:26 am

Ditulis dalam Buat direnungkan

12 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Panggilan Untuk Kaum Muslim di Seluruh Dunia

    http://www.faithfreedom.org/Articles/sina/cal_to_muslimsin.htm

    maximo

    April 16, 2008 at 6:31 am

  2. Banyak kita dengan dari pikiran muslim, bahwa islam agama damai, tetapi kenyataan tidak demikian
    setelah kita berada dalam islam dan mempelajari Al Quran dengan cermat baru kita mengerti bahwa setelah berada dalam cengkraman islam, kita wajib untuk membenci dan membunuh atas perintah Al Quran
    ini kewajiban yang harus dituruti dalam hukum islam. Setelah kita berada dalam islam kita digiring menjadi menusia harus membenci dan harus menumpahkan darah orang karena islam.

    Tidak ada paksaan dalam islam (QS.2 al Bagara sapi betina 256) ini yang mereka pakai, setelah kita berada dalam agama islam, ayat ini dikeluarkan (QS 4 An Nisaa 74)kita harus membunuh dijalan Allah berperanglah dijalan islam.

    Setelah kita berada dalam islam kita dijadikan pengikut setan dengan ayat setan (QS 4 An Nisaa 54)Maka lawanlah mereka dan bunuhlah mereka dimana saja kamu dapati. Inilah agama setan yang kita kenal adalah islam. Setan ada mempunyai agama didunia ini yaitu agama islam dengan dalih apapun harus kita tetap membunuh ini kemauan Islam.

    Muhammad nabi palsu dari padang pasir dia membuat teror kepada lawannya, harus mengakui dia sebagai rasulullah utusan Allah, kalau gak mau…kepala anda akan dipancung. Kita lihat peristiwa di Medinah Muhammad memerintahkan pengikutnya harus membunuh 800 hingga 900 orang dari kaum Yahudi bani Quraizah dipasar Medinah dihadapan anak-anaknya karena istri dan anak-anaknya gak mau menrima Muhammad sebagai nabi dan perempuan-perempuan menjadi tawanan perang untuk kepuasana sexuel Muhammad dan pengikutnya….sebagai bahan hiburan bagi muslim.

    Anda akan dipaksa harus memeluk islam islam kalau berkeras kepala anda pasti dipancung, inikah yang dikatakan gak ada paksan dalam islam…???
    Demi islam anda wajib membenci dan harus membunuh
    ini ajaran Al Quran.

    Kita harus dengan certas melihat agama ciptaan padang pasir Muhammad, dan siap membukah topeng islam agar dunia dapat mengerti latar belakang islam. Kita tidak perlu takut dengan ancaman mati yan g mereka keluarkan, apa yang kita takutkan untuk menyatakan kebenaran…? memang teror dan ancaman inilah adalah dari Muhammad yang sudah ditanamkan dalam pemikiran pengikutnya.

    Apa kita harus berdiam diri dengan ancaman mereka,
    Kalu mereka berani menghina agama lain, mengapa kita gak berani membalas ancaman mereka dengan membukah topeng penipuan agama Muhammad ini.

    Mereka membuat teror dan kita akan membalsa juga dengan teros, mereka siap memancung kepala orang lain, kita akan membalas dengan teror pembunuhan.
    Apa yang kita harus takutkan dengan gertak sambalam dari pengikut Muhammad…

    Anda siap membunuh lawan, kita siap untuk membunuh
    anda dengan dalih mempertahan kebenaran.

    Mr. Nunusaku

    November 22, 2008 at 10:21 am

  3. Mr nunusaku, anda kelihatan membenci Islam banget.
    belajarlah islam dengan sungguh”. Islam mengajarkan kedamaian, kasus di palestina siapa yang benar renungkalah mr nunukan. mungkin kalau ada udah dijemput malaikat pencabut nyawa alias mati nanti kamu akan tahu kebenarannya (Setiap yang bernyawa pasti akan mengalami kematian).semoga Allah swt memberi hidayah kepadamu.
    Bismillah Ar-Rahman Ar-Raheem
    Qul Huw-Allahu Ahad
    Allah-us-Samad
    Lam yalid wl lam yulad
    Wa lam yakul lahu kufuwan ahad (al-Ikhlash (4))
    (Katakanlah: “Dialah Allah, Yang Maha Esa”.
    Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
    Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan,
    dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia “.)itulah Tuhanku mr nunukan.

    teguh

    Januari 30, 2009 at 11:46 am

  4. Saya Nunusaku,mohon maaf yang sebesar2nya kepada seluruh umat Islam Diseluruh Dunia.
    Sebenarnya saya gembar gembor,menjelekkan Agama Islam Cuma pendapat sisi buruk & laknatnya saya.sungguh saya bersumpah,sebenarnya saya sangat mengagumi Islam,juga sangat meyakini kebenaran Agama Islam.
    Saya percaya seyakin2nya,Nabi Muhammad SAW,Adalah Manusia terbaik didunia,dan Agama Islam Adalah agama Yang saya yakini sampai saat ini.walau saya pake embel2 agama lain saat ini.
    Abaikan semua Perkataan buruk saya mengenai Agama Islam,karena saya yakin Islam Adalah Agama terbaik.
    Saya manusia yang bejad,laknat,semoga Allah SWT memberikan ampunannya pada Hamba.serta memberikan kekekalan Ayat2 Suci Al-Quran,serta Agama Islam Yang baik & kebenaran yang Hakiki.
    Hati Nurani Umat muslim,yang sebenarnya sangat meyakini Kebenaran ISLAM.
    Ini saya buat dengan sungguh2,bila suatu saat saya menyombongkan diri lagi & menghina Agama Islam jangan dipercaya & terkutuklah saya,karena kami yang menghina Agama Islam hanyalah Orang2 kafir yang iri atas kebesaran & kekuatan Agama ISLAM yang sangat kekal.
    Bila saya membuat tulisan/komentar lagi yang MENYANGKAL,tulisan komentar saya ini ABAIKAN itu hanya Provokasi Semata.
    Ingat saya hanya membuat suasana seru aja,biar banyak yang komentar.
    Tetapi Sejatinya Saya Sangat meyakini & mengagumi Agama ISLAM.
    ABAIKAN KOMENTAR SAYA YANG LAIN…
    ini yang sebenar2nya,dari hati nurani saya..
    Salam.

    Mr.Nunusaku

    Agustus 1, 2009 at 1:32 pm

  5. http://musiconlinecairo.multiply.com/journal/item/28
    koq bertentangan ya????netter’s sekalian Jangan bikin bingung dong

    isa ahmadi

    September 21, 2009 at 7:30 am

  6. Hebat !!!
    Kontras bangat perubahanya..
    Habis kesambet ya ?

    Mr. Nunusaku

    Oktober 9, 2009 at 1:04 pm

  7. Mudah mudahan makin banyak yang ketipu

    Mr. Nunusaku

    Oktober 9, 2009 at 1:05 pm

  8. Nenek moyang pernah berkata “yang mengatakan agama islam itu suci dan benar hanya orang2 islam saja, sendiri puji sendiri”
    Kalo dikaji ulang memang benar begitu.
    Islam mengklaim agama lain itu kafir, dan melihat agama lain itu aneh, “kog patung disembah, sedangkan patung dibuat oleh manusia” dengan begitu islam menilai agama lain.
    Kenyataannya apa??? Orang kafir lebih waras , dan islam semakin aneh di mata dimata dunia.
    Dari dulu sampai sekarang agama islam apa yang dikata di mulut lain dengan yang dipikir dihati. Kalo islam masuk ke negara non islam, saat mereka masih dikit, memang patuh pada negara, tapi komunitasnya udah banyak, pasti timbul kekacauan. Mereka menuntut agar cara kerjanya negara harus sesuai dengan hukum islam.

    tantangan

    Desember 27, 2009 at 3:05 pm

  9. (y)
    bettull🙂

    cheesechoco

    April 13, 2010 at 1:49 pm

  10. Didalam islam tidak ada kebenaran, semangkin kita banyak belajar tentang islam dan Muhammad…disitu terada ada kebencian atas perintah ajaran setan berwajah Muhammad.

    Bagaimana kalau ayat setan Al Quran (QS 9:123) ini kita ganti;
    Haii orang-orang beriman, perangilah islam lkafir disekitarmu itu, dan hendaklah islam dibantai dengan penuh kekerasan, dan ketahuilah, Bahwa Allah beserta
    kamu untuk membantai islam kafir dengan ajaran setannya.

    Ayat ini sudah kami pergunakan untuk membantai muslim di Poso dan Maluku….karena mereka masuk ingin menguasai lumbung pada anak daerah dan ingin menjadikan Maluku syariat islam…dan sebelum mereka masuk membantai kita, kita telah lebih dahulu membantai mereka. Allah memberikan kemenangan kepada kita saat kita membantai mereka di poso dan Maluku.

    Kita tidak pernah takut dengan ancaman gertak sambal muslim dan kita telah tahu kualitas muslim dengan ajarannya. Islam menjual kami siap untuk membeli dengan sama-sama membantai ini pengalaman kita bilah saat akan terjadi, kita siap hadapi seprti apa yang terjadi di Poso dan Maluku.

    Akhirnya muslim menjadi makanan anjing hitam di Poso,
    tradisi poso menjadi kenyataan untuk menghadapi tantangan dengan muslim Jawa.

    Mr.Nunusaku

    April 12, 2011 at 2:03 pm

  11. inilah zaman fitnah terbesar di akhir zaman, yg para sahabat nabi sungguh amat mengkhwatirkannya dan tak habis pikir bagaimana fitnah hebat itu bisa terjadi. hanya sedikit sekali orang yg selamat dari zaman fitnah ini. surga tampak sebagai neraka, neraka tampak sebagai surga. kewajiban2 dalam islam seolah2 seperti perintah2 setan. manusia menilai sesuatu berdasarkan akal, sesuatu yg dianggap berlaku universal dianggap sebagai nilai yg mutlak benar. sehingga ajaran2 dalam agama islam menjadi salah. cara berpikir kebanyakan orang muslim sudah bergeser, tidak lagi berdasarkan alqur’an tetapi berdasarkan apa yg dianggap mayoritas sebagai benar atau salah. sehingga alqur’an dianggap ajaran yg salah ketika mengharamkan homoseksual dan zina sementara di barat dianggap manusiawi. hukum potong tangan dianggap barbar, primitif dan tidak sesuai dg perikemanusiaan, meskipun efek jeranya sudah pasti lebih bisa diharapkan. kewajiban berjilbab dianggap pelecehan martabat wanita meskipun itu bisa mencegah perkosaan dan zina. membunuh manusia dianggap tidak bisa dibenarkan dg alasan apapun, meskipun beberapa negara menerapkan hukum mati bagi pengedar narkoba. ajaran yg membolehkan kekerasan dianggap ajaran dari orang gila, meskipun tak ada cara damai yg bisa menghentikan kebiadaban bangsa babi. menunjuk seseorang sebagai kafir dianggap tidak manusiawi, sebagian mengatakan bahwa kafir atau tidak hanya hak allah saja buat menilai. meskipun perintah dan larangan dalam islam yg berkaitan dg status seseorang apakah muslim atau kafir hanya bisa dilaksanakan jika manusia bisa mengetahui seseorang kafir atau tidak.

    wahai muslim janganlah malu dg ajaran kalian. kembalilah kepada alqur’an dan sunnah. janganlah engkau terima nilai2/prinsip2 yg bertentangan dg islam. ambillah alqur’an dan sunnah saja, karena mengambil sebagian dan mengingkari sebagian lainnya berarti sama saja dg tidak beriman. sadarlah bahwa kebanyakan dari kita telah terpengaruh dg ajaran2 dari musuh2 islam sehingga kita sulit menerima ajaran islam itu sendiri. kebanyakan dari kita telah membuang prinsip2 yg bahkan menjadi pokok dalam ajaran islam. ketahuilah bahwa HAM bertentangan dg ajaran islam, tidaklah sama orang muslim dg orang kafir. hukum darah orang kafir dg hukum darah orang muslim itu jauh berbeda. ketahuilah bahwa demokrasi itu adalah syirik dan barangsiapa mengakui, menerima, atau mendukung demokrasi berarti menyia2kan seluruh amalan sepanjang hidupnya. dua prinsip inilah di antaranya yg menjerumuskan manusia ke dalam fitnah yg amat dahsyat ini: menyamakan orang kafir dg orang muslim, dan mengakui bolehnya suara mayoritas menentukan hukum dan sudut pandang kebenaran. jika hanya sedikit manusia yg akan selamat dari fitnah akhir zaman, maka mustahil orang yg selamat itu memiliki pandangan yg sama dg pandangan mayoritas manusia.

    dengan inilah iman diuji. dengan inilah manusia akan terbukti apakah ia taat kepada allah ataukah ia taat kepada keinginan mayoritas manusia meskipun itu bertentangan dg ajaran islam. dg inilah manusia diberi kesempatan mengorbankan harta dan jiwanya di jalan allah atau di jalan setan. sudah ciri khas agama ini akan selalu berbenturan dg nilai2 peradaban manusia. di masa permulaan turunnya wahyu kpd nabi muhammad, waraqah mengatakan kpd nabi muhammad: “tidak ada seorangpun yg mendakwahkan apa yg engkau dakwahkan, melainkan pasti disakiti dan ditindas”. tak satupun rasul diutus kecuali dengan diingkari dan ditentang oleh mayoritas umatnya. sudah kodrat bahwa kebenaran dg seluruh kekuatnnya memerangi kebatilan. sudah kodratnya manusia akan secara sukarela atau terpaksa, sadar atau tidak akan terlibat dalam perang abadi, baik dengan ucapan, perbuatan, atau sekedar kecenderungan di hati. jika allah tdk pernah memerintahkan membunuh/memerangi orang2 kafir, maka pasti kekafiran sajalah yg berkuasa di muka bumi ini.

    genderang perang telah ditabuh. pernyataan perang telah diucapkan bush, juga oleh beberapa kaum nasrani di negeri ini. pembantaian atas orang2 muslim telah dilakukan sejak beberapa puluh tahun yg lalu. apa yg harus kita lakukan? menenangkan orang2 kafir sambil meyakinkan bahwa agama ini tidak pernah memerintahkan berperang? meyakinkan orang2 kafir bahwa agama ini agama damai, meskipun mereka tak akan terpengaruh sedikitpun? meyakinkan bahwa agama ini tidak mengenal kekerasan, meskipun dalam alqur’an ada perintah membunuh? “sesungguhnya orang2 kafir itu, sama saja bagi mereka apakah kau beri peringatan atau tidak mereka tidak akan beriman.” janganlah kau habiskan energimu hanya untuk meyakinkan sesuatu yg mereka tidak akan mendengarmu, padahal mereka sangat ingin membunuhmu. sungguh jahat apa yg mereka ucapkan, sedangkan apa yg ada dalam hati mereka lebih jahat lagi. jihad adalah kewajiban, bukan kebolehan. jihad bahkan fardhu ‘ain, bukan perkara sunnah, yaitu ketika saudara2mu di palestina dibantai dan masih akan terus dibantai. bacalah alqur’an dan pahamilah maksudnya. barangsiapa tidak membaca alqur’an berarti ia telah mengabaikannya. barangsiapa membaca alqur’an tetapi tidak berusaha memahami maksudnya, berarti ia telah mengabaikannya. barangsiapa membaca dan memahami alqur’an tetapi tidak mengamalkannya, ia telah mengabaikannya.

    susanto

    Januari 4, 2012 at 10:26 am


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: