Arsip untukTulisan Santai

Rokok Sayang ….

“Taken from my Forum …

Hari ini di seluruh dunia diperingati hari tanpa tembakau. Bagaimana khabarnya di Indonesia? ikuti fakta berikut :

  1. Indonesia menempati urutan teratas di dunia di lihat dari peningkatan jumlah perokoknya. Padahal di sebagian besar negara, terutama negara maju, jumlah perokok cenderung menurun.
  2. 70 % perokok di Indonesia adalah termasuk warga miskin, dan lebih hebat lagi rokok adalah belanja terbesar kedua setelah beras. Jangan-jangan BLT sekarang ini disiapkan juga oleh mereka untuk beli rokok…….
  3. Cukai rokok di Indonesia adalah termurah (persentase terhadap harga rokok) di dunia, setelah Laos. Padahal yg tanpa cukaipun banyak juga dipasar gelap rokok.
  4. Cukai rokok yg ditarik oleh pemerintah Indonesia, tak ada sedikitpun yg disalurkan untuk dana kesehatan. Padahal sangat jelas bahanya rokok…….. … continue reading this entry.

Mati Lampu di Kalsel, Surat dari seorang teman ….

Enggak sengaja, sempat mampir ke blog nya Juragan Yari dia lagi habis energi katanya, wokwokwok… makanya celotehnya masalah lampu-lampuan segala, eh salah, kunang-kunang… Ada petikan khusus yang mau aku sentil di sini “… sedangkan di Kalimantan terdapat titik2 cahaya kecil di Balikpapan, Samarinda, Pontianak dan Banjarmasin serta kota2 di sekitarnya…”

Intinya di sini sih saya lalu jadi teringat surat seorang teman tahun lalu mengenai masalah kunang-kunangnya Yari ini, Beberapa mungkin sudah edit sana sini :

Pertengahan 2005, saya hijrah ke Banjarmasin mengikuti suami yang memang kebetulan asli putra kelahiran Banjarmasin. Kedatangan saya kali pertama, langsung disambut dengan padamnya listrik di sekitar kediaman kami. Keesokan malamnya, ketika kami mengadakan selamatan pernikahan kami, listrik pun padam, sehingga kami terpaksa menggunakan emergency lamp … continue reading this entry.

Bela diri Militan MLM

Postingan ini saya dedicated kan kepada Mbelgedez, terinspirasi dari kata-kata beliau yang merujuk pada pendekar MLM kepada saya, mungkin, makhluk imut yang menurut saya sangat monumental sekali dengan slogannya yang bocor halus ini mencoba balas dendam kepada saya karena saya panggil dia Mbah Umbel. Lha tapi gitu begitu, beliaulah yang tak anggap berjasa sebagai pencetus ide saya untuk “pararel’ sehingga saya mau bergaul akrab dengan blog manusia biasa seperti wordpress ini (ingat-ingat jaman arisan MLM :-) ), ssst… mohon jangan salah persepsi tentang manusia biasa, terus yang dimaksud dengan manusia luar biasa itu ternyata adalah saya. Lho kok? alasannya begini bro.. karena saya sebenarnya paling anti dengan blog-blog mini yang berkeliaran di luaran sana, Weleh barangkali karena saya terbiasa luar biasa dengan Forum gamer yang interaksinya secara langsung, seperti 4 matanya Tukul itu lho… kalo di WordPress ini kan masing-masing punya rumah sendiri, punya halaman, punya peliharaan sendiri kadang-kadang punya tempat mesum sendiri, Lha kalo di Forum itu ibaratnya kost-kostan masal je… artinya tingkah laku bahkan kita tidurpun, be’ol di WC pun temen-temen yang lain bisa mengamati bahkan bisa didokumentasikan segala, hebohnya lagi kalo ada surat dari bini muda ato dapat kiriman Roti Martabak dari desa, Lha yang punya surat atau yang punya Roti enggak bisa apa-apa je, habis di keroyok dulu sama yang pada jaga pintu di luar…

Jadi dan seterusnya kok lama-lama asyik di WP ini, ciamik begitu, apalagi kalo saya lagi ndalang soal agama, banyak yang enggak tahan lalu ngajak gontok-gontokan … hi hi hi, padahal begitu menurutku enggak baik lho…

Btw…. Saya cuma lelaki biasa sama dengan yang manusia biasa tadi… Btw lagi…, Postingan ini disedoot dari musuh ghaib simbah yang piawai banget merangkai kata-kata soal MLM, so simbah yang oleh teman-teman dipanggil mbel (tapi saya lebih suka panggil dia dengan kolaborasi Mbah Umbel gitu, akhirnya beberapa bloger latah ikut manggil embah juga) weleh si embah langsung ter kapar dan cengengesan dengan kata-kata yang mengesankan :

…. Karena anda sudah berniat menagkhiri debat, sayah juga ndak berminat mendebat pernyataan sampean…. (Komen no #36) di sini Mbah Umbel ngomong gitu.

Terus gini lho kata2 si musuhnya Mbah Umbel itu, di sini

Lidah-lidah yang keseleo

Bahasa Indonesia memang paling gurih dan nyiamik. Coba aja test ngomong kalimat-kalimat di bawah ini…… dengan bahasa Indonesia: “Tiga nenek sihir mengagumi tiga buah arloji merk Swatch. Nenek sihir mana melihat pada arloji Swatch yang mana?” lalu coba dalam bahasa Inggris: “Three witches watch three Swatch watches. Which witch watch which Swatch watch? dengan bahasa Indonesia: “Tiga nenek sihir biseksual mengagumi kenop- kenop dari tiga arloji Swatch. Nenek sihir biseksual mana yang memandangi kenop arloji Swatch yang mana?” lalu coba dalam bahasa Inggris: “Three switched witches watch three Swatch watch switches. Which switched witch watch which Swatch watch switch?

Hati2 keseleo, enggak ada dukun urut lidah…

Halo 3 segera meluncur… asiik begadang lagi…

Game terbaru untuk konsol Xbox 360, Halo 3, dibuka bagi mereka yang ingin melakukan pre-order pemesanan. Tak disangka, belum juga meluncur, pemesanan sudah mencapai angka 1 juta, Wheleh weleh ….

“Halo 3 merupakan penjualan pre-order tercepat dalam sejarah video game,” Halo 3 merupakan game menjadikan sang pemain menjadi penembak, Master Chief, seorang tentara futuristik yang mempunyai berbagai misi. Untuk sekuel ketiga game Halo ini sendiri baru akan meluncur ke pasaran pada tanggal 25 September 2007 mendatang. Dalam sekuel ketiga ini, Halo yang dikembangkan oleh Bungie Studios dan diterbitkan Microsoft tersebut diklaim akan kaya akan fitur baru, termasuk level baru, senjata, mobil hingga tipe game baru.

Para toko retail yang menggelar pre-order Halo 3 seperti Amazon, Best Buy, GameStop hingga Wal-Mart menyatakan pemesanan kali ini memang luar biasa. “Kita mengalami hal yang bisa dibilang fenomenal,” tutur Bob MacKenzie, Senior Vice President GameStop.

Untuk menyambut game ini, Microsoft juga telah memotong harga Xbox 360 sebanyak US$50 untuk membantu meningkatkan penjualan konsol. Hemm.. coba seandainya Windows untuk PC nya dipotong juga boz…

Masa Depan Game Online

Mungkin tren yang akan menjamur nanti adalah kita akan melihat praktek dari sebuah istilah bernama ‘crossplay,’ sebuah gaya di mana player orang bakal mengisi peran dari musuh yang biasanya dikendalikan komputer (atau AI) untuk beradu tembak dengan player hero yang dikendalikan oleh orang lain. Anda akan melihat ide seperti ini pada salah satu game karya Arkane Studios yang berjudul The Crossing, game shooter yang diset pada 2 jarak waktu yang berbeda di Paris, di mana player lain bisa berpartisipasi mengendalikan musuh di storyline single player-nya.

Pendekatan yang sama juga ada di game Left 4 Dead garapan Valve. Di sini sekelompok karakter human akan melawan sekawanan orang yang terinfeksi, di mana orang-orang itu bisa dikendalikan orang lain juga. Game kayak gini setipe konsepnya dengan game Counter Strike atau game-game multiplayer shooter lainnya. Seenggaknya konsep-konsep yang kayak begitu yang mungkin akan lebih disenangi gamernya karena menjanjikan permainan yang lebih seimbang di antara pemain.

Pita yang semakin melebar

Jaringan broadband yang makin lebar, menjamin transfer data lebih besar lagi. Tapi yang tentunya lebih penting dari semua itu, bukanlah bentuk gamenya dulu, melainkan backbone dari industri ini yang pastinya akan berkembang. Di mana distribusi melalui download-an makin menjamur akhir-akhir ini buat beberapa game yang bertema arcade atau retro. Pastinya dengan dukungan pipa yang lebih lebar dan lebih kencang, hal itu bakal terjadi 10 kali lebih cepat, dengan kondisi itu pula lah, kemungkinan yang didistribusi bukan kelas kacangan lagi, tapi file-file besar yang mungkin akan digunakan oleh semua mesin game yang sekarang ini lagi getol-getolnya mendukung “online.”

Andai koneksivitas Net akan semakin meresap, dan orang akan tidak sadar kalo mereka sudah berada di dalam dunia online. Kata online mungkin akan menjadi kuno dan ketinggalan jaman. Ini karena semua perangkat elektronik akan terhubung ke jaringan internet dan begitu pula dengan game, yang dalam beberapa hal akan terkoneksi dan juga akan menciptakan komunitas dan berkembang ke dalam model episode dan ekspansi, mikrotransaksi dan juga konten kreasi user.

ULAMA ITU sebenarnya MENYAMAR

Alkisah, sepasang merpati yang sedang bertengger di cabang pohon melihat seorang alim datang dengan sebuah buku yang dikepit di satu tangan dan tongkat di tangan yang lain. Seekor merpati berkata pada yang lain, “Mari terbang, orang itu bisa membunuh kita.” Pasangannya menyahut, “Dia bukan pemburu. Dia seorang ulama, tidak akan membahayakan kita.”

Sang ulama melihat keberadaannya dan seketika memukulkan tongkatnya ke merpati betina, lantas ia sembelih agar dagingnya menjadi halal. Merasa dizalimi, pasangannya mengadu kepada Nabi Sulaiman.

Ulama itu pun dipanggil ke istana. “Kejahatan mana yang saya lakukan?” sanggahnya. “Bukannya daging merpati itu halal,” lanjutnya. Merpati jantan menimpal, “Saya tahu bahwa hal itu halal bagimu. Tetapi, jika datang untuk berburu, engkau semestinya mengenakan pakaian seorang pemburu. Engkau curang dan datang sebagai ulama.”

Seorang ulama atau intelektual memang telanjur dinisbatkan sebagai sosok pelindung kemaslahatan umum. Nalarnya memberi lentera di kegelapan; nuraninya memberi oasis di tengah-tengah krisis keyakinan. Tetapi, dalam realitas hari ini, banyak orang berpakaian ulama/intelektual tapi dengan peran yang telah ditanggalkan.

Pierre Bourdieu menulis tentang keharusan politisi untuk berperilaku bak ilmuwan dan terlibat dalam perdebatan ilmiah yang berbasis fakta dan bukti. Hal ini penting agar kebijakan yang diambil tidak semata-mata karena pertimbangan politis dan ideologis yang bisa membayakan realitas kehidupan publik.

Ironisnya, Joseph Stiglitz menengarai situasi paradoks yang kerap terjadi; bahwa para ilmuwan/intelektual sendiri justru berperilaku bak politisi. Ketika mereka terlibat dalam proses pembuatan rekomendasi kebijakan, argumen-argumennya lebih padat politisasi dengan mengabaikan fakta dan bukti demi menyenangkan para politisi yang dilayaninya.

Dalam ketundukan logika intelektual pada nalar politisi, intelektual dalam kekuasaan cuma stempel karet untuk membenarkan penyalahgunaan kekuasaan. Dalih-dalih mereka akan segera menyahihkan apa yang pernah dikatakan Joseph Stalin, “One death is a tragedy, one million is statistic.

Kliping game lover tahun 2006 cuplikan dari Dr Yudi Latief

 

 

Jihad 2

Makna konsep Jihad dalam Islam. Penafsiran salah dari kata ini digambarkan seperti penyerbuan tentara Muslim ke negeri lain dan memaksa penduduknya masuk ke dalam agama Islam. Sepertinya lasykar Muslim itu menggenggam Al-Quran di tangan yang satu dan pedang di tangan lainnya sambil mengultimatum orang untuk menerima Islam atau mati. Ini adalah kesalahan pengertian konsep Jihad yang bersifat mutlak. Konsep seperti itu tidak ada kaitannya dengan Islam sebagai agama yang damai.

Makna hakiki daripada Jihad adalah berjuang dan berusaha keras bagi pembaharuan dunia guna menjadikannya sebagai tempat yang damai bagi semua manusia. Jihad paling akbar bagi seorang Muslim adalah perjuangan memperbaiki dirinya sendiri, perjuangan melawan nafsu diri dan godaan setan yang membawa kepada kejahatan. Bila kita melakukan perang melawan semua hal ini maka sesuai ajaran Islam, kita ini dianggap sebagai sedang berjihad dalam maknanya yang paling luhur. Membelanjakan harta bagi penyebaran agama menurut Islam adalah juga bentuk Jihad. Menolong fakir miskin melalui sedekah adalah bentuk Jihad lainnya.

Bentuk Jihad yang lebih kecil ialah berperang dalam rangka membela diri. Sesuai ajaran Islam, umat Muslim tidak diizinkan memaklumkan perang kepada musuh, betapa pun salahnya pandangan mereka. Keadaan yang mengizinkan umat Muslim mengangkat senjata hanya jika musuh telah menyerang mereka dengan tujuan merampas nyawa, harta dan kehormatan mereka atau bermaksud memupus agama yang mereka anut. Hanya dalam situasi seperti itu saja umat Muslim diperkenankan berperang membela diri dan tidak akan ada orang waras yang akan mempertanyakan hal tersebut. Yang menarik dalam hal ini ialah meski umat Muslim diberi hak untuk membela diri tetapi mereka tetap saja dianjurkan agar berupaya sekuat-kuatnya menciptakan kedamaian, bahkan di medan perang sekali pun. Harus dilakukan berbagai upaya agar perang bisa dihindari. Jika tidak berhasil, konflik hanya bisa dilanjutkan sepanjang penganiayaan masih saja berlangsung. Jika musuh Islam sudah meletakkan senjata maka umat Muslim harus menghentikan perang mereka.

Islam adalah agama kedamaian sehingga mempertautkan agama ini dengan laku pertumpahan darah, terorisme, bom bunuh diri atau tindak kekerasan lainnya adalah suatu hal yang salah dan keliru sama sekali. Islam membawa pesan damai bagi seluruh umat manusia. Panji-panji Islam yang ditegakkan tinggi adalah panji kedamaian. Dengan mengikuti ajaran Islam maka seluruh umat manusia bisa menikmati kedamaian