Yg Natalan Tdk Masuk Surga

Saya harus bilang, walaupun sebagai seorang muslim saya kadang meragukan omongan penceramah yang bergelar kyai dan haji, yang selalu mendahului pidato satu arahnya dengan sejumlah doa-doa dalam bahasa Arab yang saya tidak mengerti.

Tidak semua omongannya saya bantah tentunya, sebab ada juga butir-butir kalimat yang menyejukkan yang selalu mengingatkan saya bahwa muara kehidupan yang terbaik adalah menjadi manusia ber Tuhan.

Essensi sorga yang saya pertanyakan. Mengapa misalnya si penceramah selalu mengklaim bahwa surga cuma diperuntukan khusus untuk umat muslim. Seolah olah orang yang beragama lain kehilangan hak untuk masuk menikmati surga. Walaupun mereka baik, walaupun mereka tidak pernah menyakiti orang dan penuh kasih sayang.More...

Okelah si Penceramah bilang “Itu ada di Quran”. Ayat ayatnyapun dia kumandangkan. Tapi bukankah terjemahan Bismilahirahman Irahim itu adalah “Dengan Nama Allah yang maha pengasih lagi penyayang”? Bukankah dengan hanya memilih cuma orang Islam saja yang masuk Sorga, Allah melanggar ucapannya sendiri?

Apakah Allah tidak mengasihi orang diluar Islam? Dan tidak menyayangi mahluk yang tidak mengenal Islam seperti aunt Geneva? Seperti Dave? Seperti jutaan manusia baik lainnya yang sama sekali tidak pernah mendengarkan ayat-ayat Quran?

Seorang netter 3 hari yang lalu menceramahi saya tentang “kewajiban untuk membela Islam” dan “Keharaman untuk mengucapkan natal pada orang nasrani” Saya ingin bertanya apa buruknya memberikan mereka ucapan selamat beribadah kepada mereka yang berTuhan? Apakah Umar bin Khatab salah ketika dia sembahyang dalam gereja? Apakah Yasser Arafat berdosa ketika mengucapkan pesan natal untuk mereka? Lalu apakah saya juga harus menolak ketika banyak netter non muslim yang mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa?

Saya harus bilang, manusia diciptakan Tuhan dengan akal. Jadi bila kita secara mentah-mentah menelan dogma yang tidak realistis, kita harus berani untuk mencoba kritis.

Saya rasa tidak ada yang salah dalam Al Quran. Yang salah mungkin tingkat pemahaman manusia. Dari semua ucapan Tuhan, selalu Bismillah yang menjadi pegangan saya, sebuah kalimat yang mendahului semua ayat. Sebuah identitas Tuhan nampak terlihat disana.

Saya harus katakan, Surga adalah milik semua orang. Semua penganut agama yang menjalankan akidah secara baik dan tulus. Bahkan Surga juga bagi orang-orang primitif tak mengenal agama, yang juga menaruh respek pada manusia selain golongannya. Yang tidak merampok dan memperkosa hak orang lain.

Pasti ada lagi orang yang akan menasehati tentang perlunya “memahami agama Islam secara lebih mendalam” nanti lewat email pada saya. Biasanya mereka bilang, Islam saya dangkal, kurang penghayatan. Jelas ada juga yang akan menuduh saya cuma berpura pura Islam.

Tapi katakan pada saya.
Bagaimana mungkin Tuhan Yang maha Penyanyang memasukan orang-orang di gereja yang menangis ketika berdoa padaNYA? Juga orang Hindu di pura dan Budhis di candi mereka?

Ketika doa mereka panjatkan, air mata mereka mengalir seperti sungai. Mereka begitu tulus dan tawakal. Mereka menunduk dalam keikhlasan. Merekapun meminta petunjuk dariNya untuk hidup lurus dan meminta ampun atas segala dosa yang pernah diperbuat.

Katakan pada saya.
Jikapun mereka menyembah pada Tuhan yang salah. Apakah Tuhan yang asli seperti yang kaum muslimin miliki, akan tega membuang manusia manusia takwa ini kedalam neraka jahanam?

Jika “ya” jawaban anda, maka saya akan menangis bersama sama mereka. Sebab saya banyak mengenal manusia yang lemah lembut dan toleran selama ini adalah manusia-manusia non muslim di sini. Sebagian telah menjadi anggota keluarga, sebagian lainnya teman kerja dan sebagian lainnya teman-teman sekolah.

Nb :

Tulisan ini sangat favorit sehingga saya copas dari blog gila sahabatku, Love is never die …

16 Tanggapan »

  1. Dewo Berkata:

    Halo, apa kabar? Semoga baik & sehat selalu. Tulisan yg bagus, tapi kayaknya kurang nendang.

    *kabur sblm ditendang*

  2. asukowe Berkata:

    Mungkin anda dapat nendang2 di sini saja http://dolphincyber.com/?p=403#comment-126

  3. al-buruuj Berkata:

    Agama itu hal yg sangat besar..
    jd kl anda mempunyai mata, telinga, mulut yg dikaruniai Allah..
    coba kaji Al-Qur’an dr awal hingga akhir..
    niscaya anda dapat melihat perbedaan antara yang Haq & yg Bathil..

  4. dani Berkata:

    Ass Wr Wb
    Setelah saya membaca semua penjelasan anda saya bisa mengerti bahwa anda sangat kurang sekali dalam penahaman dan pendalaman tentang agama.
    pertama yg anda harus mengerti bahwa islam itu adalah agama penyempurnaan dr pada agama-agama yg ada didunia ini, dan tidak bisa di pungkiri bahwa cikal bakal semua agama memang ada krn kitab terdahulunya pun ada seperti,injil,taurat,jabur dll akan tetapi karena kitab2 ini masih lah sangat kurang sempurna akhirnya turunlah Al-Qur’an yang merupakan penyempurnaaan dr kitab2 yg sebelumnya dan sebelum anda mengatakan bahwa agama ini begini dan agama ini begitu cobalah anda pelajari terlebih dahulu intisari dr sebuah kitab2 yg ada contoh injil yang hanya mengajarkan belas kasih,taurat yg hanya mengedepankan tentang tauhid yang kesemuanya itu tidaklah mencukupi semua kebutuhan hidup manusia.
    Oleh karenanya ALLAH menurunkan Al-Qur’an yang intinya mengajarkan semua intisari dr kitab2 pendahulunya tersebut,dan disini saya melihat bahwa anda melihat dan mengukur agama dr segi logika saja padahal agama tidak bisa diukur dengan sebatas logika semua larangan dan semua perintah ALLAH sudah mengukur mana yang baik buat kita dan mana yang tidak.
    Tahukah anda bahwa islam melarang memakan daging babi mengapa bisa begitu padahal itu sama dengan daging2 lainnya,tp ternyata setelah di teliti ternyata daging babi itu mengandung cacing pita didalam serat dagingnya yang tentunya akan sangat membahayakan bagi kesehatan manusia.itulah mengapa ada larangan dan perintah sekian dan terima kasih

  5. asukowe Berkata:

    Kagem Dani :

    Saya sempat tamat injil, tapi saya belum sempat membaca kitab Hindu, tapi saya rasa isinya sama saja, yaitu tentang kasih sayang sesama manusia, no war! dan menyelaraskan konflik

    Masalah babi itu terlalu dangkal u/ dijadikan contoh. Kasih Contoh yang agak sulit :

    Bunda Teresa, pantaskah dia di siksa di Neraka ? Atau kaum pedalaman Dayak, Irian yang belum mengenal Islam, mereka tidak pantas masuk neraka.

    So kita seperti tidak ubahnya seperti anjing ketika harus menge pel lantai rumah kita hanya gara-gara ada orang kristen yang berkunjung menengok anak kita yang sakit.

    Salam …
    Dewasakan pemahaman islam, jangan seperti FPI yang membongkar warung makan di bulan puasa, Jadilah islam yang smart, santun dan damai, jangan seperti amrozi yang dianggap pahlawan membantai 100 umat islam dan 4 orang selain islam dengan bom.

  6. yudi Berkata:

    Al-Qur’an : “agama yang diridhai di sisi Allah hanyalah Al-Islam” . Yup, dan itu mencakup Al-Islamnya Nabi Adam , Al-Islamnya Nabi Ibrahim , Al-Islamnya Nabi Musa , Al-Islamnya Nabi Isa, Al-Islamnya Nabi Muhammad , serta semua Nabi dan Rasul yang pernah diutus ke muka bumi. Hanya ada satu Tuhan dan satu Agama .
    The weird thing is, Rasulullah saja sebagai pribadi paling keras terhadap musuh agama Allah nyatanya sangat menyayangi tetangganya yang bahkan belum mengucapkan syahadat, tapi ada diantara kita yang sangat lemah terhadap musuh agama Allah tapi sangat keras terhadap tetangganya yang bahkan sama-sama mengucapkan syahadat.
    Ego perhaps ?

  7. tama Berkata:

    hai goblok! LO tamat Injil tapi ga tamat Al-Quran
    lo udh tamat dua2-nya br lo bs bandingin, stupid lo!

  8. Refa Berkata:

    sekali lagi begini jadinya kalo akal dibiarkan bebas berimajinasi, berpikir sekehendak akalnya. tak ada dalil naqli sama sekali. rujukannya hanya adat, sejarah yg buruk, kuhp, apa lagi ya?

    akal manusia itu sangat terbatas kemampuannya, bgmn akan mampu memahami kebenaran islam kalo akal saja yg dikedepankan, tanpa merefer pada wahyu?

  9. momonsolommon Berkata:

    Umat selain islam tuh sudah diberi kasih sayang oleh Allah. Allah udah memberikan semua kebutuhan hidup mereka, mulai dari udara, air, bumi, laut, dll-lah kurang apalagi coba.

    Untuk lebih memahami sejarah islam, yahudi dan nasrani. coba mas asukowe kunjungi link ini

    http://mastersaham.blogspot.com/2008/11/smbiyf-sejarah-mesir-bani-israel-yahudi.html

    salam damai…

  10. momonsolommon Berkata:

    saya mau tanya dikit,
    apa anda orang jawa??
    kenapa pake asukowe??

  11. fauzan helmy Berkata:

    Bunda Teresa, pantaskah dia di siksa di Neraka. (titik, bukan tanda tanya).
    Memang Bunda Teresa orang yg selayaknya dicontoh khususnya dedikasinya dalam membantu sesama manusia.
    Tapi sayang, dia tidak berpikir bahwa hidupnya tidak hanya untuk manusia di dunia. Seharusnya dia juga dapat berpikir bagaimana hidupnya setelah dia tidak ada di dunia.

  12. Fahmi Berkata:

    Jika anda mulai terlalu mengandalkan akal anda apalagi sampai menyebut Allah SWT melanggar ucapanNYA,maka ingatlah akal manusia sangat terbatas dan Allah lah yang Maha Sempurna.Mustahil Allah berbuat salah, segera istighfar dan dekatkan diri anda padaNYA, Insya Allah, Allah akan memberi kemantapan hati pada anda.

  13. putra batak Berkata:

    kebanyaan cerita kau kutengok..
    kalo tak ngerti kau bahasa arab kerna bodoh kau..
    aku ja yang orang batak asli ngerti walau ga bisa ngucapin..
    sampe bilang Allah melanggar ucapannya..
    kalo Allah melanggar ucapannya udah jadi debu kau..
    ummat selain agama islam itu juga dikasih otak..
    udah banyak bukti alQuran yang sesuai dengan ilmu pengetahuan zaman sekarang,,
    kalo tak dipakek orang tu otaknya macam kau sama aja masuk neraka,,
    mau baik mau kasih sayang,, kalo tak bariman sama ja..

    memang harus pedas ngomong sama orang yang bilang Allah melanggar ucapannya dan ga punya otak kaya kau

  14. agung, dedi, ginanjar, azhar, fazri, billy, ayip, braverman, & yugi Berkata:

    Hai domba domba, pertama sya bertanya mengapa injil dari waktu ke waktu selalu berubah ?

    Kedua, jika memang surga itu diperuntukkan untuk semua agama, maka sejak dahulu tidak perlu ada agama. agama itu mutlak, karena itu ada dan diturunkan, untuk menjelaskan mana tuhan seluruh mahluk yang sebenarnya.

    Dan jika semua orang bisa masuk surga selain agama islam, berarti kita tidak perlu beriman dan berbuat jinah pun halal. Ingat surga bukan WC umum yang bisa dimasuki siapa saja.

    Mempelajari agama orang lain memang boleh, tapi jangan sampai diserap. justru itu gunanya untuk menjadi perbandingan mana agama yang seharusnya dianut.

    Terus kenapa anda tidak masuk agama kristen saja, kan anda sudah tamat injil sedangkan Al-Quran anda tidak memahami sama sekali jika memang surga itu sudah menjadi jaminan terhadap anda.
    Kristen itu mudah aturannya, beribadah saja seminggu sekali. Dan memperlihatkan lubang kencing pun diperbolehkan.

    Apa hak anda menentang Allah swt. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. dan Dia Maha Mengetahui siapa yang pantas (lagu domino) masuk surga. Bukan anda yang menentukan.

    Bertaubatlah kau sebelum dagingmu halal untuk dimakan!!!

  15. don't ask Berkata:

    Hei, lo pikir aja, kalo semua orang baik musti masuk surga tanpa ada perbedaan agama, o agama islam kek, agama kristen, yahudi kek, lo gak mikir kenapa agama itu sendiri ada? jadi kalo gitu, orang percaya tuhan aja itu udah cukup, gitu? trus agama buat apaan donk? kalo gitu caranya, kalo perbedaan agama bisa diabaikan, sejak dahulu islam gak akan muncul, soalnya sampai nabi Isa juga wahyunya udah cukup. toh, akhirnya masuk surga juga? iya kan? mas, emang logika kita berpikir bahwa orang yang baik akan masuk surga, tapi justru disinilah seleksi masuk surga itu menjadi masalah yang penting, karena agama merupakan masalah keyakinan pada hakekat Tuhan. Jika sekarang seorang Budha yang menyembah banyak dewa, apakah ia beriman kepada hakekat Tuhan Yang Esa (Allah SWT)? Tentu tidak, makanya agama Islam turun guna meluruskan semua agama ke jalan yang benar untuk mempercayai satu Tuhan. Kan mas tao sendiri hal sepele macam itu dari rukun iman, iya to? bahwa kita harus beriman kepada “ALLAH”, ingat, “ALLAH”, bukan Tuhan pada umumnya. Jadi jika sekarang mas ingin menangis dengan orang-orang non-muslim, mungkin saya cuma mau meng-Islamkan mereka agar menjadi orang yang selamat, bukannya terus menagis doank. apa gunanya? komentar saya panas gak mas? kalo masih kurang, saya tambahin ladanya kalo ntar mas ngebales komen saya. wassalam….

  16. Ste Berkata:

    salam persahabatan,

    tulisan yang sangat menarik,

    saya cuman orang awam yang mencoba memahami apa esensi sebenarnya hidup di dunia,
    saya punya pendapat, inti hidup di dunia adalah untuk ber-sosialisasi baik sesama manusia ataupun dengan makhluk ciptaan Tuhan yang lain.
    agama itu merupakan budaya, buatan manusia dan TUHAn itu hanya satu. jadi, meskipun manusia hidup pada agama yang berbeda-beda, Tuhan tetap hanya satu.

    sekian, maaf kalau ada kata-kata yang salah.

    terima kasih.


{ Pengumpan RSS untuk komentar di postingan ini} · { URI Lacak Balik }

Tinggalkan sebuah Komentar